Senin, 26 Oktober 2026
Logo
Home / Kota Samarinda / Kantor LAZ DPU di Samarinda Dilanda Kebakaran, Aks...
Kota Samarinda

Kantor LAZ DPU di Samarinda Dilanda Kebakaran, Akses Sempit Hambat Pemadaman

Admin • Sunday, 25 October 2026 15:49 WIB
Kantor LAZ DPU di Samarinda Dilanda Kebakaran, Akses Sempit Hambat Pemadaman
Upaya Pemadaman Kantor LAZ DPU di Jalan Anggrek Bulan 1, Perumahan Batu Alam Permai, Jl Juanda, Samarinda

SAMARINDA, Etampost.Id – Kebakaran melanda Kantor Lembaga Amil Zakat (LAZ) Dana Peduli Ummat (DPU) di Jalan Anggrek Bulan 1, Perumahan Batu Alam Permai, kawasan Jalan Juanda, Samarinda, Minggu (25/10/2026). Penyebab kebakaran belum diketahui dan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Samarinda menerima laporan kejadian sekitar pukul 18.10 WITA dan segera mengerahkan petugas ke lokasi.

 

Kepala Posko III Disdamkarmat Kota Samarinda, Tri Indarto, mengatakan petugas menangani kebakaran pada bangunan dua lantai yang memiliki konstruksi semi permanen dan beton.

 

“Pada malam ini kita melakukan penanganan kebakaran di satu buah bangunan di belakang kita ini dengan dua lantai dari bahan semi permanen beton. Bangunan tersebut dibagi menjadi dua, ada dua pintu di bagian bawah,” jelas Tri.

 

Upaya pemadaman tidak berlangsung tanpa kendala. Lebar jalan menuju lokasi membatasi akses kendaraan pemadam, sedangkan sumber air di sekitar kawasan tersebut juga sulit ditemukan.

 

Kondisi itu membuat petugas membutuhkan pasokan air tambahan agar unit pemadam yang berada di dalam kawasan dapat terus beroperasi. Dukungan dari pemadam kebakaran swasta dan relawan diperlukan untuk membantu pendistribusian air menuju lokasi.

 

“Kalau untuk hambatan yang sangat mendasar adalah akses jalannya sempit, yang pertama. Yang kedua sumber airnya yang minim, tidak ada sama sekali sumber air yang ada di sini,” ungkap Tri.

 

Ia mengatakan suplai air dari tim pendukung dibutuhkan untuk menjaga kelancaran proses pemadaman. Koordinasi antara petugas Disdamkarmat, pemadam kebakaran swasta, dan relawan dilakukan selama penanganan berlangsung.

 

Sementara itu, petugas belum menyimpulkan sumber maupun pemicu kebakaran. Penentuan penyebab kejadian akan dilakukan melalui pemeriksaan setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai.

 

“Kalau indikasi kita belum tahu, ya. Itu nanti dari petugas bagian pemeriksaan yang akan melakukan penyelidikan lebih mendalam. Apakah kebakaran malam ini disebabkan karena apa, kita belum bisa memberikan yang pasti,” kata Tri.

 

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memeriksa bagian bangunan yang masih menyimpan panas. Langkah tersebut dilakukan guna mencegah munculnya kembali titik api.

 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran serta dampak kerusakan pada bangunan masih dalam proses pendataan dan pemeriksaan oleh pihak terkait.

Bagikan Berita ini: